Tampilkan postingan dengan label Mobil isuzu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobil isuzu. Tampilkan semua postingan

Isuzu panther ganti karet bushing per belakang - bunyi kriet-kriet dijamin ilang



Isuzu panther dirasa sudah tidak nyaman lagi untuk dikendarai karna sudah mulai bunyi berisik di bagian kaki-kaki belakang' sehingga pemilik mobil membawanya ke bengkel untuk melakukan pengecekan pada sektor suspensi belakang.

Terdengar bunyi seperti gesekan karet " kriet.. Kriet.. " sampai tembus ke dalam mobil, tolong di cek apanya sih yang sudah bermasalah" dan sekiranya perlu diganti ya ganti saja ucap pemilik mobil sambil menunjukan muka jengkelnya 😡..

Seperti yang kita tahu bahwa suspensi belakang isuzu panther terbilang irit karna mengadopsi type suspensi per daun , jika ada masalah di bagian kaki-kaki cukup di tengok saja bagian karet anting per, shockbreaker dan plastik bantalan per dan perhatikan komponen mana yang sudah mengalami keausan.

Jika shock sudah bocor pasti akan terlihat rembesan oli dari batang shocknya, jika karet bushing per sudah aus toh akan terlihat posisi anting per terlihat turun atau bisa dilihat anting per menempel ke ujung per.

Setelah melakukan pengecekan ternyata masalahnya karet bushing per nya saja yang sudah aus sehingga baut anting per bergesek ke bagian ujung rumah per. Karet busing per belakang isuzu panter ini jumlahnya ada 12 biji, harganya bisa dibilang murah Rp 10 ribu perbiji tinggal dikalikan 12, jadi beli karet pernya saja Rp 120.000 belum termasuk jasa pemasangan. Untuk ongkos pasang paling 100.000.

Setelah selesai melakukan penggantian karet bushing per langsung di tes jalan dan tancap gas dengan nada knalpot yang sedikit menjerit wkwk.. , dan kembali lagi dengan muka ceria seperti anak ABG ketemu mantan wkwk.. sambil berkata wis wantap tenan iki Bunyine minggat.. Hatur nuhun dan semoga awet. Baca juga : Wajib tau- 6 komponen utama kaki-kaki isuzu panther yang perlu diperhatikan...

Penyebab Setir Mobil Panther Terasa Berat


Ternyata ada beberapa kasus pengemudi merasakan bahwa setir Mobil Panther terasa Berat, meskipun mobil Panther adalah salah satu mobil yang paling digemari. Sebenarnya masalah seperti ini tidak terlalu parah, namun jika terlalu lama dibiarkan akan mengganggu pengemudi.

Seperti yang sudah diketahui, Mobil Panther sebenarnya memiliki banyak sekali penggemar. Bahkan di beberapa perusahaan, Mobil Panther sering dijadikan sebagai kendaraan operasional. Alasannya sangat sederhana, yaitu mobil ini mudah diperbaiki ketika sedang mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Ketika penggunaan mobil sudah berlangsung lama, tentu pasti ada sedikit gangguan, misalnya setir mobil yang mulai terasa berat ketika digerakan. Bagian kemudi memegang peran penting bagi seorang pengemudi. Jika kemudi sulit digerakan, tentu saja pengemudi
juga kesulitan menggerakan mobil untuk akselerasi.


Menggunakan Part yang Tidak Ori


Tentu saja sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan orang lebih menyukai onderdil KW alias bukan yang asli, misalnya seperti part understeels. Bagian part understeels atau kaki-
kaki mobil memegang peranan yang sangat penting, terutama jika Anda sedang menempuh perjalanan jauh.


Beberapa jenis part understeels seperti long tie rod, idle arm, end tie rod, maupun ball joint sering digunakan oleh pengemudi Mobil Panther. Namun karena harga onderdil asli di bengkel resmi terbilang mahal, banyak orang memilih membeli produk di aftermarket untuk mengurangi biaya.


Harga pasti menunjukkan kualitas produk. Tentu saja ini juga berlaku jika Anda memakai produk-produk tidak ori, maka cepat atau lambat Anda akan merasakan dampaknya. Karena onderdil seperti ini nanti Anda akan merasa berat ketika menggerakan setir.


Sector Shaft Mengalami Bengkok


Faktor lain terjadinya setir Mobil Panther terasa berat adalah karena terjadi masalah pada gearbox, yaitu pada Steering Shaft. Masalah ini sering mengganggu kemudi sehingga terasa
berat ketika dibelokan. Bahkan masalah paling parah adalah setir sudah mentok, padahal pada pitmen arm belum mentok.

Oli Power Steering Lewat Masa Pergantian


Mobil menggunakan sistem hidrolik untuk pemindahan tenaga dan karena itu untuk mendukung dibutuhkan suatu cairan khusus yang bisa bertahan pada suhu tinggi. Oli power steering biasanya adalah jenis ATF (Automathic Transmission Fluid) dimana sistem transmisi berjalan otomatis.


Namun seiring berjalanya pemakaian mobil, oli tentu saja mengalami degradasi fungsi. Oli tidak akan maksimal dalam melumasi mesin di gearbox sehingga ketika tenaga yang disalurkan berkurang. Anda bisa melakukan pengecekan secara berkala untuk menghindari masa pakai oli sudah melewati batas.


Mengalami Ban Kempes


Masalah ini sebenarnya sangat sederhana, namun nyatanya ketika ban mobil kempes, setir mobil panther terasa berat ketika dibelokan. Tekanan dari berat mobil akan menjadi lebih besar ketika permukaan ban lebih lebar (kempes). Karena alasan ini maka terkadang setir mobil juga akan terasa sedikit berat.

V Belt Terputus


Pompa power steering digerakan oleh pulley mesin dan umumnya ini berupa V Belt yang terbuat dari karet dan ketika diletakan pada pulley logam tidak mengalami selip. Masalah terjadi ketika V Belt terputus karena beberapa faktor, misalnya ketika sedang mengganti oli
dan terdapat ceceran oli.


Kondisi ini akan membuat koneksi antara V Belt dan pulley menjadi licin dan akhirnya terputus. Ini akan memicu beberapa komponen pendukung seperti pompa steering, alternator, hingga kompresor AC terganggu. Akibatnya setir mobil Anda juga mengalami gangguan.

Untuk menghindari masalah-masalah tersebut, lebih baik Anda melalukan pengecekan secara berkala. Apalagi jika usia produksi Mobil Panther Anda terbilang sudah tua, maka perlu perawatan yang sedikit ekstra. Ini demi memperbaiki setir Mobil Panther terasa berat ketika dipakai.


Mungkin itu saja informasi mengenai beberapa penyebab setir mobil Panther terasa berat.

Berlu diketahui, Semakin lama mobil digunakan maka cepat atau lambat mobil akan mengalami
beberapa gangguan, misalnya setir mobil panther terasa berat.

artikel terkait
- apa bahayanya jika turbocharger bocor
- Wajib tau- 6 komponen utama kaki-kaki isuzu panther yang perlu kita per

Apa Bahayanya Jika Turbocharger Bocor



Sebelum membahas lebih jauh mengenai bahaya turbocharger bocor, ada baiknya jika Anda memahami turbocharger itu sendiri. Perlu dipahami, turbocharger ini biasanya ada pada kendaraan atau mobil diesel. Kehadiran turbocharger membuat performa atau kecepatan dari kendaraan itu sendiri menjadi semakin maksimal.

Dengan turbocharger ini biasanya power dari mesin kendaraan akan jadi jauh lebihbertenaga. Terlebih saat Anda berada dalam RPM yang sangat tinggi. Namun disamping hal tersebut, ada juga dampak negatif dari keberadaan turbocharger ini.


Salah satunya adalah munculnya status leg pada mesin itu sendiri sehingga ada sedikit jeda pada saat mesin berada pada RPM yang tidak tinggi. Selain itu, mesin yang dilengkapi dengan fitur turbocharger ini juga harus mendapatkan perawatan yang maksimal.


Pasalnya turbo yang ada pada mesin tersebut sangat rentan mengalami kerusakan jika tidak
diperhatikan dengan apik. Jika sampai rusak ada banyak risiko yang mengintai. Salah satunya adalah bunyi mesin jadi berisik dan BBM jadi boros.

Bahaya Turbocharger yang Bocor atau Rusak


Kembali kepada bahaya turbocharger bocor, perlu dipahami jika kerusakan atau kebocoran ini adalah kondisi dimana oli merembes keluar. Keluarnya oli ini berada pada mesin turbocharger itu sendiri. Percaya atau tidak, keluarnya oli melalui mesin turbocharger ini juga akan berdampak pada oli mesin yang ada pada kendaraan Anda.


Tentu saja tingkat berkurangnya oli pada mesin akan bergantung pada tingkat kebocoran dari oli mesin itu sendiri. Jika Anda sudah mengalami kondisi seperti ini, sebaiknya segeralah lakukan tindakan. Pasalnya ada banyak risiko fatal yang mungkin muncul jika hal ini
dibiarkan saja.

Bahaya turbocharger bocor lain yang berpotensi muncul adalah kerusakan dari turbocharger itu sendiri. Seperti Anda ketahui, poros baling yang ada pada mesin turbo menggunakan oli dari mesin. Jadi jika oli mengalami kebocoran pada sisi ini, mesin akan cepat panas dan aus.

Terlebih akan muncul juga kerusakan pada poros baling-baling turbocharger itu sendiri. Kondisi terparah akan muncul bilamana mesin sampai kehabisan oli akibat dari kebocoran tersebut. Bukan hal yang tidak mungkin jika mobil Anda akan mengalami overheat akibat
panas yang terlalu berlebihan pada bagian mesin itu sendiri.


Belum lagi parts-parts kecil yang ada pada mesin bisa dengan mudah mengalami kerusakan jika hal ini dibiarkan saja. Tentu Anda harus lebih teliti dan kenali gejala kerusakkannya,
kemudian segera ganti jika ditemukan kerusakkan.

Cara Merawat Mesin Turbocharger dengan Benar


Untuk menghindari risiko bahaya turbocharger bocor yang kami paparkan di atas, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Tentunya ada banyak sekali opsi perawatan yang
harus dilakukan. Namun yang paling penting dalam hal ini adalah jenis oli yang Anda pilih untuk mesin itu sendiri.

Anda harus ekstra teliti dan hati-hati dalam memilih SAE Oli. Anda harus memilih oli sesuai dengan spesifikasi dari mobil yang digunakan. Lalu, rutin melakukan pergantian oli tersebut.
Jangan sampai telat dalam melakukan penggantian.

Hal ini akan sangat berisiko terhadap jenis mesin turbocharger yang Anda gunakan. Jika mengikuti standar, pastikan untuk mengganti oli setiap 5000 km. Berdasarkan perkiraan dari
para ahli otomotif, mungkin jarak 5000 km ini adalah jarak di mana oli mesin sudah mengalami keausan.

Tingkat luminasinya juga sudah sangat berkurang dan harus segera diganti. Terlebih untuk kendaraan harian yang dipergunakan secara aktif. Ini bisa dibilang benar dan wajib Anda
lakukan. Namun tentunya jauh lebih baik jika Anda bisa melakukan penggantian sebelum kilometer kendaraan Anda mencapai titik tersebut.

Ini akan memudahkan Anda dalam mengatasi berbagai risiko kebocoran turbocharger yang sering kali terjadi pada kendaraan jenis diesel ini. Jangan lupa juga untuk melakukan servis
secara rutin agar bahaya turbocharger bocor ini bisa Anda hindari sepenuhnya.

Mungkin itu saja mengenai Berbagai bahaya turbocharger bocor yang mungkin saja terjadi bila Anda tidak melakukan perawatan dengan baik dan beberapa cara untuk mengantisipasinya.

artikel lainnya
- Husus buat pengguna mobil diesel berikut 5 tips Cara perawatannya
- Penyebab mesin mobil tiba-tiba mati saat kondisi mesin panas

Husus buat pengguna mobil diesel berikut 5 tips Cara perawatannya

hallo sejutamodif -
Seiring berkembang nya jaman ,tentunya populasi mobil diesel kian hari kian bertambah peminatnya meski bisa dibilang lebih minim di banding peminat mesin bensin,

Soal perawatan mesin Diesel bisa dibilang gampang-gampang susah, untuk perawatannya tentu perlu dilakukan secara rutin dan jauh lebih rutin dibandingkan pada perawatan mobil berbahan bakar bensin. Karna Karakteristik mobil Diesel jelas berbeda dengan type mobil berbahan bakar bensin,
Sehingga mobil diesel menuntut perawatan yang sedikit berbeda.

Oleh karna itu kali ini kami akan berbagi tips merawat mobil diesel yang perlu dilakukan secara rutin yang bisa anda simak dibawah ini:

1. rutin Mengganti Filter Udara.

Yang pertama Yang harus kita perhatikan yaitu filter udara. Jika Filter udara sudah kotor tentu dapat mempengaruhi kinerja mesin diesel, efek dari pilter udara Yang kotor juga mengakibatkan bahan bakar menjadi lebih boros dan kinerja mesin akan berkurang.

Pada umumnya Kompresi mesin diesel bisa dibilang cukup besar dan bisa mencapai 200 bar. Sehingga mengakibatkan kondisi filter udara pada mesin diesel lebih mudah kotor.

Cara merawatnya sangat mudah. Yaitu cukup membersihkan saringan udara menggunakan angin kompresor lalu semprot permukaan saringan udara nya sampai benar-benar bersih , jika filter udara terdapat banyak kotoran dan sulit untuk dibersihkan sebaiknya ganti saja dengan Yang baru.
Penggantian secara rutin pada filter udara bisa dilakukan setiap 10ribu km,

2. rutin mengganti Filter Bahan Bakar.


Untuk menjaga bahan bakar supaya kondisinya bagus, maka lakukan lah penggantian penggantian filter bahan bakar.
Ganti filter bahan bakar dengan rekomendasi yang tertera di buku panduan pemilik.

3. lakukan Perawatan Water Sedimenter dan busi pijar


Water sedimenter fungsinya untuk memisahkan kandungan air yang ada didalam bahan bakar supaya tidak terbawa masuk ke bagian ruang bahan bakar. Jika sampai masuk, tentunya dapat mengakibatkan kerusakan.

Dan seandainya kandungan Air di tabung sedimentor sudah penuh biasanya lampu indikator tersebut bakalan menyala.

Pada mobil Diesel keluaran teranyar biasanya tabung sedimenter sudah tergabung dengan filter bahan bakar, sehingga jadi lebih gambang dalam proses membersihkannya.


Untuk membuang kandungan Air yang nyumbat pada drain cock tinggal membuka nya saja. Caranya yaitu dengan memutar keran drain cock Yang letaknya dibagian bawah unit water.


Dan untuk membersihkan Kerak dari tabung sedimenter kita perlu membongkar untuk membersihkannya kemudian kita pasang kembali ,

Lakukan pembersihan pada tabung Water sedimenternya juga dianjurkan setiap jarak tempuh 10.000km,

Jika Mobil Diesel susah hidup, maka tidak ada salahnya untuk melakukan penggantian busi pijar . Untuk mengetahui kondisi busi pijar dalam keaadaan baik caranya yaitu dengan memberikan arus dari aki, jika menyala merah, berarti kondisi busi pijar masih baik

4. Mengganti Filter Solar Secara rutin


Biasanya lampu indikator di dashboard akan menyala jika sudah terdeteksi adanya kotoran atau sumbatan pada saringan bahan bakar,
Kotoran atau air tersebut dapat masuk ke sistem bahan bakar sehingga efeknya mengakibatkan mesin diesel mogok atau tidak dapat bekerja dengan sempurna .
Untuk mencegah banyak nya kotoran Yang masuk kedalam mesin diesel, maka diharuskan secara berkala melakukan penggantian filter Solar supaya terhindar dari kerusakan,

5. lakukan penggantian oli dan filter oli


Mesin mobil diesel memiliki rasio kompresi yang tinggi , sehingga oli mesin diesel cepat sekali kotor. Untuk penggantian oli mesin diesel yang disarankan yaitu tiap 5.000 km, dan lakukan juga mengganti filter olinya,

Untuk oli mesin Jangan lupa untuk membeli oli khusus diesel yang ditandai dengan kode sertifikasi API C (Compression).

baca juga: Mengapa Mesin Diesel Harus Sering Ganti Oli Mesin dan kapan waktunya

Cara agar Cat mobil tidak kusam dan kinclong tanpa baret

Hallo otomotif - Siapa sih yang tidak ingin melihat bodi kendaraan nya terlihat kinclong dan mengkilat seperti baru.

Cat mobil tetap kinclong dan bersih adalah sebuah harapan bagi pemiliknya,
meskipun mobil tua tentu akan terlihat kinclong dan bersih jika cat mobil selalu dirawat,

memiliki Mobil dengat Cat Yang terawat bersih dan kinclong membuat kita merasa percaya diri ketika mengendarainya.

Merawat cat mobil kesayangan anda merupakan hal yang wajib untuk dilakukan supaya lebih terlihat mengkilap, untuk melindungi Cat Mobil supaya tetap awet dan tahan lama tentunya membutuhkan waktu dan tenaga untuk menjaga kebiasaan saat menggunakan mobil. baik itu saat mencuci ataupun saat membersihkan mobil.

cat mobil bisa Saja baret , kusam atau terkena goresan, hal ini diakibatkan adanya kecerobohan penggguna mobil itu sendiri dalam menjaga cat mobil, sebagian bahkan banyak orang rela melakukan perawatan Cat Mobil dan rela mengeluarkan biaya mahal untuk mengembalikan cat mobilnya seperti semula.
Dalam hal ini dapat kita dicegah dengan melakukan perawatan cat mobil yang akan kita ulas hari ini:

Cara merawat cat mobil agar lebih awet dan terhindar dari berbagai kerusakan


Merawat cat mobil sebenarnya cukup mudah untuk kita lakukan jika anda mengikuti beberapa tips dibawah ini:

1. Hindari kontak langsung dari sinar matahari


Sebisa mungkin hindari mobil anda dari sengatan sinar matahari secara langsung ketika sedang parkir.
Usahakan agar selalu memarkirkan mobil anda di tempat teduh, cari tempat parkir yang lebih selektif guna menghindari kontak langsung dari sinar matahari supaya cat mobil lebih awet dan warnanya cat tidak gampang kusam dan memudar,

2. Gunakan sabun husus pencuci mobil


Gunakan sambun atau sampo husus yang diperuntukan buat mencuci mobil, jangan menggunakan deterjen atau sabun cuci piring, karna Lama kelamaan efeknya mengakibatkan Cat kusam dan buram,
Ketika sedang mencuci mobil, jangan biarkan air sabun sampai mengering, sebaiknya segera siram busa sabun yang menempel pada cat mobil. Jangan terlalu lama dibiarkan apalagi sampai Air sabun mengering, karena dapat menimbulkan bekas noda pada cat mobil.

cuci kendaraan secara teratur


Selanjutnya lakukan secara rutin mencuci Mobil dan jangan menunggu Mobil anda benar-benar kotor lalu mencucinya, karna bisa saja kotoran yang menempel pada Cat mobil anda akan melekat dan susah untuk dibilas, sehingga dapat mengakibatkan cat baret ketika harus membilas kotoran dengan kuat,
Jika terkena noda atau kotoran tanah atau kotoran hewan seperti burung atau kelelawar, sebaiknya segera dibersihkan dan Jangan menunggu terlalu lama Kalau memang tak ingin kotoran tersebut menyerap ke dalam cat mobil dan membuat cat jadi rusak.

Untuk menjaga cat mobil supaya lebih awet tentu kembali lagi ke diri kita masing-masing dan tergantung dari seberapa sering anda membersihkan cat yang ada pada kendaraan anda. Lakukan setiap hari selalu kebersihan bodi Mobil meskipun tidak terlalu kotor.
Jika kotoran terlalu lama dibiarkan tentunya debu atau kotoran akan menempel pada bodi mobil . Karna hal itu bisa menjadi penyebab utama rusaknya nya cat Mobil anda.

Mengapa Mesin Diesel Harus Sering Ganti Oli Mesin dan kapan waktunya


Membahas masalah penggantian pada oli mesin Mobil disel


Perlu anda ketahui bahwa Mobil yang menggunakan mesin diesel ini perlu melakukan penggantian oli mesin dengan rutin. Pasalnya waktu penggantian oli mesin disel ini lebih pendek ketimbang dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar bensin.

Pada umumnya proses pembakaran pada mobil diesel ini sangat banyak memproduksi karbon sehingga oli mesinnya lebih gampang kotor, dan Telatnya melakukan penggantian oli mesin juga dapat membuat oli berkurang akibat ikut terbakar pada waktu proses pelumasan turbocharger terjadi.

Bila tidak segera diganti dalam rentan waktu yang lebih pendek, selain dapat berakibat kehabisan oli, dikhawatirkan oli yang sudah banyak mengandung endapan atau kotoran akan mempengaruhi kinerja turbocharger , pasalnya turbocharger ini merupakan komponen yang membutuhkan oli untuk pelumasnya.
Kendaraan yang memliki mesin diesel bisa dibilang handal, namun jika Minim perawatan tentu saja akan ada efek buruk bagi mesin mobil tersebut,

kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli mesin disel


Masa penggantian oli mesin pada mobil disel bisa bisa anda lihat pada buku petunjuk service dari bengkel resmi

disarankan untuk melakukan penggantian oli tiap kelipatan 5000km atau per 3 bulan, itupun jika kendaraan tersebut sering anda digunakan,

Jika kendaraan tersebut jarang digunakan sekurang - kurangnya penggantian oli bisa dilakukan setiap interval 5000km atau per 6 bulan.

Seandainya jika mobil diesel yang anda gunakan merupakan unit pekerja keras dalam setiap harinya, sangat dianjurkan untuk lebih cepat dalam melakukan penggantian oli mesin,

sebagai contoh: Misalnya saja anda menggantinya tiap jarak tempuh 4000km atau 4500km. Hal ini jauh lebih baik.

Dengan rutinnya melakukan penggantian oli , selain dapat membuat ruang dalam mesin mobil menjadi lebih bersih dan terhindar dari resiko kerusakan fatal, dengan begitu anda juga secara tidak langsung sudah melakukan perawatan mesin turbocharger agar terhindar dari kerusakan dan keausan.

Cara menyetel pedal kopling pada mobil

bagaimana cara menyetel ketinggian pada pedal kopling
agar sesuai dengan karakter pengemudi untuk kenyamanan saat berkendara


Gambar A

Kopling
Pedal kopling menghasilkan tekanan hidraulik dari master cylinder dengan kekuatan dari tekanan pedal melalui batang pusrod master cylinder atas. Tekanan hidraulik digunakan oleh release cylinder yang akhirnya kopling dapat menghubungkan dan memutuskan tenaga mesin.

Free Play
Free play pedal kopling merupakan jarak bebas saat pedal kopling mulai di injak sehingga release bearing mulai menekan diaphragm spring.

Jadi jika disc clutch aus, maka free play tentunya akan berkurang. Jika keausan disc clutch terus berlanjut, hingga tidak ada lagi free play, maka besar kemungkinan bisa mengakibatkan kopling jadi selip. Oleh Karena itu, tentu sangat penting untuk menyetel panjang push rod pada release cylinder agar free play pedal kopling terpelihara dengan baik.


Gambar B



Jika anda ingin melakukan penyetelan pedal kopling sendiri dirumah, maka Alat-alat yang perlu disiapkan sangatlah simpel, yaitu:
1. kunci ringpas 12
2. tang jepit.
3. Siapkan cemilan, teh botol dan rokok, biar tidak jenuh dan pusing. Hii

menyetel pedal kopling
untuk menyetel jarak ketinggian pedal, maka kita harus mengolong di bawah stir, nanti terlihat ada baut 12 (poin C, gambar A) yang perlu dikendurkan.(lihat poin 1, gambar B) setelah di kendorkan lalu putar batang pushrod yg menekan master kopling atas yang bisa anda lihat(poin D, gambar A) kearah:

1). ke arah Kanan, apabila ingin jarak angkatan pedal menjadi lebih rendah, angkat sedikit mobil jalan atau ketika pedal kopling diangkat sedikit.  Setelan ini cocok di pakai di lalu lintas perkotaan yang cenderung macet. (poin 2A, gambar B)

2). ke arah Kiri, apabila ingin jarak angkatan pedal lebih tinggi. Setelan ini biasanya cocok apabila trek yang dilalui sering di jalan lurus atau menanjak. (poin 2B, gambar B)

perhatian:
harap lakukan pemutaran batang pusrod nya sedikit demi sedikit saat menyetel, karena jika terlalu banyak memutar ,nanti batang pushrod akan lepas dari injakan pedal kopling.

Sebenernya tidak ada patokan, semua kembali lagi selera masing-masing, karena ada yang suka lebih rendah ada juga yang suka lebih tinggi angkatan pedalnya.


Sekedar Tips:
1). untuk menyetel ketinggian batang pusrod lebih maksimal apabila dilakukan setelah mobil dipakai bukan pada saat pagi hari sebelum dipakai.

2). apabila plat kopling sudah tipis, sehingga persneling susah masuk, coba dulu setel ketinggian pedal kopling dengan memutar kearah kiri. Biasanya trik ini sedikit membantu sebelum nantinya plat kopling divonis untuk diganti.

3). ketinggian pedal yang terlalu rendah juga dapat menyebabkan plat kopling cepat tipis, karena jarak free play pedal menjadi lebih sedikit.

Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan dan semoga bermanfaat buat semuanya. .

sumber
Editor: evianti